Metode Tahfizh Lengkap(1)

Maret 19, 2009

Shah Alam, 09-03-2009

Dalam tulisan yang saya terjemahkan (secara pointer) dari ceramah Asy Syaikh Doktor Yahya Al-Ghoutsaniy dengan tema “Wasa-il Ibda’iyyah lihifdzil Quranil Kariim”

Cara Kreatif Menghafal Al-Quran

DISADUR DARI SYAIKH YAHYA AL-GHOUTSANIY

Insya Allah, tulisan ini akan di-publish secara bertahap di QURANUNA ini.

Kepada para pendidik dan pecinta pendidikan terutamanya pendidikan Al-Quran, silahkan untuk mengembangkannya. Dan kepada anda para pembaca, dipersilahkan untuk mencubanya dalam kehidupan anda.

Pendahuluan:

Allah subhanahu wata’ala berfirman:

“Dan Sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, Maka Adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qomar(54) : 17, 22, 32, 40)

Dan firman-Nya pula: “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (QS. Al-Hijr(15) : 9)

“Kalau Sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah…” (QS. Al-Hasyr(59) : 21) 5

Alasan Kita Menghafal Al-Quran

Mengapa Kita Menghafal Al-Quran?

1. Untuk Belajar dan Mengajar sebagaimana sabda Rasulillah SAW “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan Mengajarkannya” (HR. Bukhary)

2. Sebagai Hidayah dan Sarana Mendapat Hidayah dengannya. “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih Lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min…(QS. Al-Isra(17): 9)

3. Untuk Menjadikannya sebagai sarana ubat penawar. “Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar …” …(QS. Al-Isra(17): 82)

4. Untuk tadabbur dan tafakur. “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatNya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. Shod(38) : 29)

5. Agar Allah SWT menjaga kita dengan Al-Quran tersebut. Sesungguhnya huffazh (orang-orang yang hafal Al-Quran dan menjaganya) mereka menikmati otaknya yang penuh cahaya, dan Allah SWT sentiasa menjaga mereka. “Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu…” (QS. Al Ankabut(29) : 49)

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (QS. Al-Hijr(15) : 9) Dan sungguh Al-Quran itu menjaga hati dan badan sekali gus.

ولقد يسرنا القرآن للذكر فهل من مدكر

“Dan Sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, Maka Adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qomar(54) : 17, 22, 32, 40)

Jadikanlah ayat tersebut di dalam lembaran-lembaran hati dan pikiranmu, dan hapuslah semua kendala-kendala yang menghalangimu dari Menghafal.

Bukit Naga, 10-03-2009

Ini dia Cara Pertama untuk Menghafal (Tahfizh)

Hilangkan Mitos-Mitos Yang Menghambat Tahfizh

Dan di antara mitos-mitos itu adalah;

1. Menghafal Al-Quran itu Susah

2. Menghafal Al-Quran itu Memerlukan Waktu yang lama

3. Menghafal Al-Quran itu untuk anak kecil sahaja / adapun bila sudah remaja atau dewasa untuk membaca buku.

Hindarilah dan jauhkanlah diri kalian dari mitos-mitos tersebut dan justeru patrikanlah (beri stempel) dalam hatimu dengan perkataan

ولقد يسرنا

(Sungguh telah Kami Mudahkan)

Kita mengucapkannya ke atas orang yang mengaku dirinya sibuk dengan urusan keluarga, rumah, kerja atau pun studi, maka kita cukup mengucapkan;

Renungi dan hayati firman Allah SWT;

ولقد يسرنا القرآن للذكر فهل من مدكر

“Dan Sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, Maka Adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qomar(54) : 17, 22, 32, 40)

Salah seorang akhowat berkata; “Sungguh aku telah mengetahui cara ini (yang akan dibahas) dan ternyata dalam satu minggu saya telah hafal Al-Baqoroh(2), Alu Imran(3) dan An Nisa(4).

Karenanya, musnahkanlah mitos-mitos masa lalu yang salah dan mulailah cara menghafal berikut dan katakanlah bi idznillah (dengan izin Allah) saya sanggup dan bi idznillah saya mampu melakukannya sebagaimana orang lain telah melakukakannya.

Sejenak kita menyimak kisah-kisah nyata yang bisa kita jadikan ‘ibroh (pelajaran dan hikmah) dan tathbiq (merealisasikannya) dalam kehidupan tahfizh kita yang dengannya kita menguatkan kekuatan potensi kita dan menjauhkan dari titik-titik kelemahan kita. Di dalamnya kita menyisihkan dari otak kita debu-debu kemalasan, menggerakkan kejeniusan di dalam hati kita…sungguh Allah SWT benar-benar telah memberi kita kedahsyatan otak dan kehebatan ingatan.

Salah satu hasil research telah menetapkan bahwa orang-orang jenius (cerdik-pandai) telah menggunakan kekuatan otaknya tidak lebih dari 10 % dari kecerdasan otaknya.

Untuk itu, saya menyeru kepada anda semua, wahai saudaraku, agar kalian mengaktifkan otak kalian dan arah atau sasaran yang shahih. Di sana ada banyak orang yang telah hafal Al-Quran Al-Kariim hanya dalam masa setahun, 6 bulan, 4 bulan dan ada juga yang telah hafal 30 juz dalam masa kurang dari 2 bulan dengan menggunakan cara tahfizh yang akan dijelaskan berikut.

Jika anda mampu menghilangkan mitos-mitos yang membelenggu dan mengganggu tersebut maka bergembiralah, sebab anda sekarang telah berada dalam arah yang benar.

Sekarang tanyalah diri anda Surah apakah yang dianggap paling susah dihafal di dalam Al-Quran….jawabnya, TIDAK ADA…

ولقد يسرنا (Sungguh telah Kami Mudahkan)

Setiap Surah di dalam Al-Quran itu Ringan dan Mudah juga lembut. Jika anda membacanya, hati anda menjadi tenang. “… Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ra’du(13) : 28)

Hindarilah dari mengucapkan Aku tidak mampu…aku tidak sanggup, atau aku LEMOT (lemah otak)…berhati-hatilah dari semua keraguan yang sangat berbahaya tersebut, karena ia bisa merusak cara tahfizh anda.

Bagi siapa saja yang berkata bahwa daya ingat anda lemah, boleh jadi hal itu dikatakan saat anda kecil, akan tetapi itu tidak benar. Anda memiliki daya ingat yang dahsyat, hanya saja anda belum mengaktifkannya dan menggunakannya dalam arah dan maksud yang benar.

Seorang pemuda yang meng-claim dirinya LEMOT dan hanya mampu menghafal satu halaman saja dalam seminggu (only one page per week). Maka kita diberitahu bahwa kamu boleh melakukannya dalam 10 menit saja, ia berkata; Mustahil. Maka berkatalah gurunya; “Keluarkan kata MUSTAHIL dari benakmu. Maka pemuda itu pun mencubanya. Dan pada hari berikutnya, pemuda itu pun datang dan ia sungguh telah hafal untuk pertama kalinya 1 halaman dari Surah Yunus dalam 9 menit saja. Satu menit lebih cepat.

Continue…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: